Sabtu, 05 Desember 2009

jembatan wheatstone

Pengertian Arus
Kuat arus listrik yaitu banyaknya muatan positif yang berpindah pada satuan waktu. Tiga hal penting tentang arus listrik :
• Arah arus listrik mengikuti pergerakan muatan positif.
• Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah.
• Arah arus listrik berlawanan dengan elektron.
Satuan waktu, dibagi dengan muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya.


I = Kuat Arus
Q = Banyaknya muatan listrik
T = Waktu (Sekon)
Pada zaman dahulu, arus konvensional didefinisikan sebagai aliran muatan positif, sekalipun kita tahu bahwa arus listrik yang dihasilkan itu dari aliran elektron yang bermuatan negatif kearah yang sebaliknya.
Arus listrik yaitu aturan partikel-partikel yang bermuatan listrik. Syarat-syarat arus listrik adalah adanya beda potensial antara dua kutub pada rangkaian tertutup

Pengertian Power Supply
Uninterrutible Power Supply disingkat dengan UPS adalah alat yang menyediakan atau mengalirkan listrik secara terus menerus dan tidak terputus pada computer. Alat ini tersambung pada outlet listrik dan dihubungkan dengan computer.
Power adalah sumber daya, pembangkit daya, biasanya diartikan sebagai sumber listrik, kekuasaan pangkat daya dan kuasa.
Power konektor adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power supply pada casing computer,
Supply Change Management disingkat SCM. Solusi untuk menekan biaya inventori, mengefisienkan system operasional perusahaan.
High Power Amplifier adalah alat penguat daya atau sinyal berkualitas tinggi.

Pengertian Hukum Ohm
Didalam logam pada keadaan suhu tetap, rapat arus I berbanding lurus dengan medan listrik. Hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan disebut “Hukum Ohm”. Ditemukan oleh George Simon Ohm dan dipublikasikan pada sebuah paper pada tahun 1827. the galvanic Circuit Investigated Mathematically, prinsip ohm adalah besarnya arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar metal pada rangkaian, Ohm menemukan sebuah persamaan yang simple, menjelaskan bagaimana hubungan antar tegangan, arus dan hambatan yang salaing berhubungan.
Hukum Ohm :

- Tegangan dinyatakan dengan nilai volt, disimbolkan E dan V.
- Arus dinyatakan dengan Ampere, disimbolkan I
- Hambatan dinyatakan dengan Ohm, disimbolkan R.


Jika luas penampang A yang diperhatikan cukup kecil dan tegak lurus kearah J (misalnya panjang konduktor besar sekali dibanding dengan luas penampangnya), maka J dapat dianggap sama pada seluruh bagian penampang hingga I = J . A maka untuk beda potensial berlaku ΔV = ∫E . dl dan juga integrasi diambil sepanjang suatu garis gaya ΔV = ∫E . dl
Terlihat bahwa faKtor yang berupa integrasi hanya tergantung dari konduktornya dan merupakan sifat khusus konduktornya dan biasa disebut sebagai tahanan (R) atau resistansinya. Dapat dituliskan V = I . R



Pengertian Hukum Kirchoff
Hukum kirchoff terbagi menjadi dua, yaitu:
Hukum Kirchoff I
Dipertengahan abad 19, Gustav Robert Kichoff (1824-1887) menemukan cara untuk menentukan arus listrik pada rangkaian bercabang yang kemudian dikenal dengan hukum Kirchoff. Hukum Kirchoff berbunyi “Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan.”


Jumlah I masuk = I keluar

Hukum Kirchoff II
Hukum Kirchoff II berbunyi, “Dalam rangkaian tertutup, jumlah aljabar GGL (E) dan jumlah penurunan potensial sama dengan nol …”
Maksud dari jumlah penurunan potensial sama dengan nol adalah tidak adanya energi listrik yang hilang dalam rangkaian tersebut atau dalam arti semua energi bisa digunakan atau diserap.


Pengertian Hambatan Jenis
Resistor merupakan penghantar yang bentuknya mudah dicirikan, terutama oleh hambatannya yang disebut penghambat / resistor. Biasanya, dilambangkan dengan . Penghambat dapat dihubungkan antara satu dengan yang lain membentuk jaringan hambatan.


Pengertian Galvanometer
Galvanometer adalah alat yang digunakan untuk deteksi dan pengukuran arus. Kebanyakan alat itu kerjanya tergantung pada momen yang berlaku pada kumparan di dalam medan magnet.
Bentuk mula-mula dari galvanometer adalah seperti alat yang dipakai Oersted yaitu jarum kompas yang diletakkan dibawah kawat yang dialiri arus yang akan diukur. Kawat dan jarum diantara keduanya mengarah utara-selatan apabila tidak ada arus di dalam kawat. Kepekaan galvanometer semacam ini bertambah apabila kawat itu dililitkan menjadi kumparan dalam bidang vertical dengan jarum kompas ditengahnya. Dan instrument semacam ini dibuat oleh Lord Kelvin pada tahun 1890, yang tingkat kepekaanya jarang sekali dilampaui oleh alat-alat yang ada pada waktu ini.





Pengertian Jembatan Wheatstone
Jembatan wheatstone merupakan suatu susunan rangkaian listrik untuk mengukur suatu tahanan yang tidak diketahui harganya (besarnya). Kegunaan dari jembatan wheatstone adalah untuk mengukur nilai suatu hambatan dengan cara arus yang mengalir pada galvanometer sama dengan nol (karena potensial ujung-ujungnya sama besar). Sehingga dapat dirumuskan dengan perkalian silang . Cara kerja dari jembatan wheatstone adalah sirkuit listrik empat tahanan dan sumber tegangan yang dihubungkan melalui dua titik diagonal dan pada kedua titik diagonal yang lain dimana galvanometer ditempatkan seperti yang diperlihatkan pada jembatan wheatstone.
Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan besarnya suatu hambatan dengan menggunakan metode jembatan wheatstone dimana prinsip dari metode ini adalah berdasarkan hukum ohm dan menentukan harga tahanan sebagai fungsi dari perubahan suhu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar